126 Sekolah di Boyolali Dapat Rp79,5 Miliar untuk Revitalisasi

126 Sekolah di Boyolali Dapat Rp79,5 Miliar untuk Revitalisasi
Bupati Boyolali, Agus Irawan, saat mengecek revitalisasi di SMPN 2 Juwangi, Rabu (16/9/2026). (Istimewa/Tim Liputan Pemkab Boyolali)

Lenteranusa.net, BOYOLALI — Sebanyak 126 sekolah di Kabupaten Boyolali mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dengan total anggaran Rp79.528.200.578 pada 2026. Dana tersebut digunakan untuk revitalisasi satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali Dwi Hari Kuncoro mengatakan anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat untuk revitalisasi sekolah di Boyolali mencapai sekitar Rp79,5 miliar.

“Adapun sasaran yang memperoleh bantuan tersebut adalah 70 lembaga PAUD, 38 SD, dan 18 SMP yang tersebar di seluruh wilayah Boyolali,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Espos, Kamis (17/9/2026).

Dwi mengatakan 126 satuan pendidikan tersebut sudah mulai melakukan revitalisasi sekolah. Salah satunya SMPN 2 Juwangi yang mendapatkan bantuan revitalisasi bersumber dari APBN sebesar Rp608.553.000.

Dwi bersama Bupati Boyolali Agus Irawan meninjau langsung pembangunan di SMPN 2 Juwangi pada Rabu (16/9/2026).

Proyek revitalisasi sekolah di SMPN 2 Juwangi dilaksanakan selama 105 hari kalender mulai Agustus dan ditargetkan selesai pada November 2026.

73 Sekolah Masih Proses Verifikasi

Selain 126 sekolah yang telah mendapatkan bantuan, terdapat 73 satuan pendidikan yang akan menerima bantuan serupa. Namun, bantuan tersebut masih dalam proses verifikasi oleh kementerian.

“Ada 9 lembaga PAUD, 61 SD, dan 4 SMP yang masih dalam proses verifikasi,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan mengatakan Pemerintah Kabupaten Boyolali terus mendorong peningkatan mutu dan kemajuan pendidikan di Boyolali, salah satunya melalui revitalisasi satuan pendidikan.

Selain meninjau pembangunan, Agus bersama rombongan juga membagikan seragam dan LKS gratis kepada siswa yang dibiayai melalui APBD Pemkab Boyolali.

Pembagian LKS dan seragam gratis dilakukan di sejumlah sekolah, seperti SDN 1 Klego, SMPN 1 Kemusu, SDN 1 Pilangrejo, dan SMPN 1 Juwangi.

“Adapun jumlah total seragam yang dibagikan hari ini sebanyak 1.650 paket, yang terdiri dari 798 paket untuk siswa SD dan 852 paket untuk siswa SMP. Di Kecamatan Kemusu terdapat 20 SD dengan penerima seragam 305 anak, sedangkan jumlah SD di Kecamatan Juwangi ada 24 dengan penerima seragam 493 anak,” jelasnya.

Untuk siswa SMP di Kecamatan Kemusu, terdapat tiga sekolah dengan 310 siswa penerima seragam SMP. Sementara itu, tiga SMP di Kecamatan Juwangi menerima seragam dan LKS gratis untuk 542 siswa.

“Kami terus berupaya untuk kecamatan-kecamatan yang lainnya untuk segera bisa disalurkan. Semoga nanti bermanfaat, menambah semangat belajar anak-anak, dan sedikit banyak meringankan beban orang tua wali murid,” harapnya.

Leave a Reply