Terekam CCTV, Perempuan di Parang Magetan Diduga Curi Sembako Selipkan di Rok

Terekam CCTV, Perempuan di Parang Magetan Diduga Curi Sembako Selipkan di Rok
Tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang perempuan mencuri sejumlah barang dan dimasukan ke dalam rok pada sebuah toko sembako di Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. (Istimewa)

Lenteranusa.net, MAGETAN — Seorang perempuan terekam kamera pengawas atau CCTV saat diduga menyelipkan sejumlah barang ke dalam rok di sebuah toko sembako di Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Meski demikian, identitas perempuan tersebut belum diketahui.

Pemilik toko sembako, Kasni, menceritakan kejadian itu diketahui setelah salah seorang karyawannya mencurigai gerak-gerik perempuan tersebut. Setelah rekaman kamera pengawas diperiksa, terlihat perempuan itu diduga menyelipkan sejumlah barang ke dalam rok yang dikenakannya.

Dalam rekaman CCTV berdurasi 47 detik yang ditunjukkan Kasni, terlihat seorang perempuan mengenakan hijab dan rok lebar. Perempuan tersebut sempat menunjukkan sejumlah bungkus mi instan. Tidak lama kemudian, dia kembali ke tempat mi instan diletakkan dan terlihat membelakangi kamera pengawas sambil menunduk serta memasukkan sebuah barang ke dalam rok.

Setelah menyelipkan sejumlah barang, perempuan tersebut mengambil beberapa barang lainnya yang kemudian dibawa ke kasir.

“Yang terbaru itu kemarin tanggal 27 Oktober, sebelumnya juga pernah sekitar tanggal 14 Oktober. Yang dicuri tepung sama gula,” ujar Kasni, Sabtu (31/10/2026).

Setelah kejadian pertama, Kasni mengaku karyawannya mengenali wajah perempuan tersebut dan menandainya. Benar saja, setelah diduga melakukan aksi kedua, perempuan itu langsung ditegur oleh karyawan toko.

Setelah ditegur, perempuan tersebut mengembalikan barang yang diduga diambil tanpa membayar, berupa dua bungkus gula pasir. Dia kemudian bergegas pergi setelah meminta maaf.

“Ya resah, dia sudah dua kali ini mencuri. Tapi enggak saya laporkan karena menurut saya kerugiannya kecil,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Parang AKP Sukarno saat dikonfirmasi membenarkan adanya dugaan pencurian di wilayah hukumnya. Namun, hingga informasi tersebut disampaikan, pemilik toko belum membuat laporan resmi kepada kepolisian.

Atas kejadian itu, Sukarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengalami atau mengetahui dugaan tindak pencurian.

“Benar terjadi di wilayah Parang, namun korban tidak melapor karena kerugiannya sedikit. Perempuan itu sendiri memasukkan barang curiannya ke dalam rok,” kata dia.

Leave a Reply