Pemkab Wonogiri Salurkan Bantuan Alsintan Rp4,9 Miliar ke 76 Kelompok Tani

Pemkab Wonogiri Salurkan Bantuan Alsintan Rp4,9 Miliar ke 76 Kelompok Tani
Petani menerima bantuan alsintan dari Pemkab Wonogiri di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, Kamis (30/7/2026). (Daerah/Muhammad Diky Praditia)

Lenteranusa.net, WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) senilai Rp4,9 miliar kepada 76 kelompok tani. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, Kamis (30/7/2026).

Bantuan itu diharapkan mampu menggenjot produktivitas pertanian. Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengatakan bantuan Alsintan itu bersumber dari APBN dan APBD Wonogiri. Perincian Alsintan yang diserahkan kepada 76 kelompok tani meliputi 20 unit cultivator, 10 unit hand traktor capung, 8 unit hand traktor 6,5 PK, 6 unit traktor roda empat, 4 unit traktor roda crawler, serta 28 unit pompa air.

Bupati menjelaskan bantuan alsintan itu merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mendukung swasembada pangan, bersama dengan pembangunan sumur bor, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, serta pembangunan jalan usaha tani. Pemkab Wonogiri juga menargetkan pembangunan 1.000 unit sumur bor/sumur pantek untuk mengatasi keterbatasan air irigasi di lahan pertanian.

Dia berharap seluruh bantuan dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh kelompok tani agar dapat mengurangi biaya produksi, mempermudah pekerjaan petani, meningkatkan hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Wonogiri.

“Dengan tersedianya bantuan ini, diharapkan akan dapat meringankan beban biaya dan pekerjaan petani dalam budidaya dan meningkatkan hasil usaha tani,” kata Setyo kepada Espos, Jumat (31/7/2026).

Bantuan untuk Petani Tembakau

Dengan begitu, kata Setyo, dapat meningkatkan produktivas hasil pertanian untuk menunjang peningkatan luas tanam dan luas panen yang telah dicanangkan pemerintah. Setyo juga mengungkapkan banyak potensi sektor pertanian di Kabupaten Wonogiri yang selama ini terkendala pasokan air irigasi.

Oleh sebab itu, akselerasi sumur pantek dan penyaluran alsintan menjadi solusi konkret yang ditempuh pemerintah. Ia mewanti-wanti seluruh kelompok tani penerima bantuan agar memelihara dan memanfaatkan bantuan Alsintan tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Manfaatkan dan rawat sebaik mungkin bantuan Alsintan ini. Gunakan untuk kepentingan seluruh anggota kelompok secara adil dan bijaksana agar memberikan daya dukung yang maksimal bagi produktivitas pertanian kita,” pesan Setyo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, Baroto Eko Pujanto, menerangkan bantuan ini sebagian diberikan kepada petani tembakau. Sebagian lainnya diberikan kepada petani tanaman pangan seperti padi. “Ini karena sebagian anggaran berasal dari DBHCHT [Dana Bagi Hasil Cukai Hasil  Tembaku],” kata Baroto.

Leave a Reply