Korban Meninggal Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang, Ribuan Masih Mengungsi

Korban Meninggal Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang, Ribuan Masih Mengungsi
Rumah-rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 di Prefektur Kumamoto, Jepang, Kamis (30/7/2027). Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat tersebut meningkat menjadi 38 orang, Minggu (02082026). ANTARA FOTO/Xinhua/Jia Haocheng

Lenteranusa.net, ISTANBUL — Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi bermagnitudo 7,1 yang mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, pekan lalu bertambah menjadi 38 orang. Sementara itu, ribuan warga masih bertahan di tempat-tempat pengungsian.

Mengutip Anadolu melalui Antara, Minggu (2/8/2026), pihak berwenang mengonfirmasi 36 orang meninggal dunia. Adapun dua kematian lainnya masih dalam penyelidikan untuk memastikan apakah berkaitan langsung dengan gempa yang terjadi pada Selasa lalu, sebagaimana dilaporkan penyiar publik NHK.

Hingga kini, lebih dari 9.200 orang masih mengungsi di 210 lokasi penampungan. Selain itu, lebih dari 3.400 rumah mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.

Pasokan air bersih juga masih terputus di lebih dari 69.000 rumah tangga dan tempat usaha di Prefektur Kumamoto. Sementara itu, sejumlah fasilitas kesehatan yang terdampak masih berupaya memulihkan layanan.

Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian

Pejabat setempat mengatakan sekitar 30 orang yang diduga mengalami gejala sengatan panas dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu (1/8/2026), saat suhu di sejumlah wilayah Kumamoto mencapai lebih dari 37 derajat Celsius.

Pemerintah daerah juga memperingatkan tingkat kerusakan secara keseluruhan belum dapat dipastikan. Jumlah bangunan yang rusak diperkirakan masih akan bertambah seiring proses inspeksi yang terus berlangsung.

Di sisi lain, Pemerintah Prefektur Kumamoto menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan di pusat perbelanjaan Aeon telah berakhir pada Sabtu. Sebelumnya, tujuh pekerja meninggal dunia dan lima lainnya terluka akibat ledakan yang terjadi tidak lama setelah gempa mengguncang kawasan tersebut.

Jepang merupakan salah satu negara paling rawan gempa di dunia karena berada di jalur Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire). Sekitar 20 persen gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 atau lebih besar di dunia terjadi di kawasan tersebut.

Leave a Reply