Jelang Malam 1 Sura, Wali Kota Solo Ajak Semua Pihak Jaga Kesakralan Tradisi

Jelang Malam 1 Sura, Wali Kota Solo Ajak Semua Pihak Jaga Kesakralan Tradisi
Wali Kota Solo Respati Ardi memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota Solo, Rabu (3/6/2026). (Istimewa)

Lenteranusa.net, SOLO – Pemkot Solo menyiapkan langkah koordinasi lintas sektor untuk menyukseskan penyelenggaraan Kirab 1 Sura di Kota Solo,  Selasa (15/6/2026) malam. Rangkaian tradisi menyambut Tahun Baru Islam tersebut akan berlangsung di kawasan Pura Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo).

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menjelaskan Pemkot Solo mendukung penuh penyelenggaraan Kirab 1 Sura. Tradisi sakral tersebut bukan hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga momentum refleksi bagi masyarakat.

“Pemkot Solo mendukung agar penyelenggaraan Kirab 1 Sura berjalan lancar, baik di Pura Mangkunegaran maupun Keraton Kasunanan. Saya berharap masyarakat bisa merasakan dampak langsung dari terselenggaranya Kirab 1 Sura,” ujar Respati melalui keterangan tertulis yang diterima Espos, Kamis (11/6/2026).

Respati mengatakan Pemkot Solo telah berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda, termasuk kepolisian, serta Kodim 0735/Surakarta. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

Pemerintah Kota Solo juga menugaskan Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan. Menjelang malam 1 Sura, Pemkot Solo juga mencermati adanya dinamika penyelenggaraan kirab di lingkungan Keraton Solo.

Sejumlah informasi menyebutkan terdapat dua pihak di internal Keraton Solo sama-sama berencana menggelar Kirab Pusaka Malam 1 Sura. Terkait adanya dua agenda kirab dari pihak yang berbeda di Keraton Solo, Respati menegaskan tetap menempatkan diri pada posisi menjaga kelancaran, ketertiban, dan kekhidmatan tradisi.

Fokus Pengamanan

Pemkot Solo menghormati seluruh proses adat yang berlangsung di internal Keraton Solo. Dalam situasi tersebut, kata dia, Pemkot Solo memilih untuk fokus pada aspek pengamanan, pengaturan lalu lintas, ketertiban umum, serta kenyamanan masyarakat. Hal ini dilakukan agar Kirab 1 Sura yang telah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat dapat tetap berlangsung dengan khidmat, aman, dan lancar.

“Bagi kami, yang utama adalah bagaimana tradisi 1 Sura tetap berlangsung khidmat, aman, dan tertib. Kami menghormati dinamika di internal Keraton Kasunanan. Pemerintah Kota bersama Forkopimda akan fokus pada pengamanan, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan masyarakat yang ingin menyaksikan maupun mengikuti rangkaian tradisi ini,” tegas Respati.

Respati berharap masyarakat Solo, pengunjung, maupun wisatawan dari luar daerah dapat ikut merasakan kesakralan malam 1 Sura. Tradisi pergantian tahun Jawa ini dapat menjadi ruang tirakat, refleksi diri, serta sarana untuk menjaga harmoni antara manusia, budaya, dan alam semesta. 

“Saya berharap seluruh pihak dan seluruh masyarakat ikut mendukung kelancaran kegiatan Kirab 1 Sura. Semoga dari kesakralan ini, kita mendapatkan manfaat langsung dan menjadi ruang refleksi diri,” katanya.

Selain sebagai tradisi budaya dan spiritual, Kirab 1 Sura juga dinilai memiliki daya tarik pariwisata yang kuat bagi Kota Solo. Respati berharap momentum ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, pelaku budaya, pelaku wisata, UMKM, hingga sektor ekonomi lokal.

“Kirab 1 Sura juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pariwisata. Saya berharap banyak tamu-tamu yang akan hadir di Kota Solo. Mari kita bersama-sama menjaga kelancaran Kirab 1 Sura,” papar dia.

Leave a Reply