Hotel Aisyiyah Pertama di Indonesia Resmi Beroperasi di Klaten

Hotel Aisyiyah Pertama di Indonesia Resmi Beroperasi di Klaten
Suasana Aisyi Tower Klaten yang berlokasi di Jl Pramuka, Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis (11/6/2026). (Daerah/Taufiq Sidik Prakoso)

Lenteranusa.net, KLATEN — Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Klaten menambah amal usaha dengan mendirikan hotel di pusat Kota Klaten. Hotel bernama Aisyi Tower Klaten itu mulai beroperasi pada Juni 2026 dan menjadi hotel Aisyiyah pertama di Indonesia.

Hotel tersebut berlokasi di Jalan Pramuka, Klaseman, Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah. Aisyi Tower berada di bawah holding manajemen hotel SM Tower.

Sebelumnya, lokasi tersebut digunakan sebagai Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aisyiyah Klaten. Setelah RSIA pindah ke lokasi baru yang lebih luas di Kelurahan Mojayan, bangunan lama direnovasi dan dialihfungsikan menjadi hotel.

Ketua PDA Klaten, Sri Mulyani Rahayuningsih, mengatakan Aisyi Tower menjadi bagian dari pengembangan amal usaha Aisyiyah di bidang ekonomi.

“Kami berprinsip bahwa Aisyiyah ini adalah organisasi wanita berkemajuan. Jadi tidak hanya di bidang yang selama ini dikenal dari Aisyiyah yakni kesehatan, pendidikan dan sosial, sekarang merambah ke bidang ekonomi. Hotel inilah menjadi model baru yang dikembangkan yakni dakwah di bidang ekonomi dan nanti bisa menampung juga UMKM,” kata Sri Mulyani saat ditemui di Aisyi Tower, Kamis (11/6/2026).

Menurut dia, pengembangan hotel tersebut merupakan tindak lanjut hasil Muktamar Aisyiyah ke-48. Saat ini, Aisyiyah Klaten memiliki sekitar 425 lembaga pendidikan TK Bustanul Athfal (BA), lima Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), RSU Aisyiyah Klaten, serta sejumlah layanan kesehatan lainnya.

Usung Konsep Literasi

Sri Mulyani menjelaskan Aisyi Tower mengusung konsep hotel berbasis literasi yang membedakannya dari hotel pada umumnya.

Selain menyediakan fasilitas penginapan, hotel tersebut dilengkapi perpustakaan dan berbagai bahan bacaan yang dapat diakses pengunjung.

“Kami mengubah setiap sudut ruang menjadi media dakwah menyejukkan. Setiap kamar akan bercerita. Tidak hanya menyediakan kasur nyaman, tetapi ada narasi, ada buku bacaan. Ada perpustakaan mini, estetik serta ramah perempuan dan anak. Ada hospitality khas perempuan yang ramah,” jelasnya.

Direktur Utama SM Tower, Deni Asy’ari, mengatakan pendirian Aisyi Tower menunjukkan perempuan Muhammadiyah mampu mengembangkan bisnis profesional di luar sektor pendidikan dan kesehatan.

“Ini murni secara finansial bersumber dari internal yang sampai hari ini tidak memiliki utang piutang di perbankan,” ungkap Deni.

Aisyi Tower Klaten memiliki dua lantai dengan total 28 kamar yang terdiri atas delapan kamar tipe dormitory, 12 kamar Deluxe King, enam kamar Deluxe Twin, dan dua kamar President Suite.

Hotel tersebut juga dilengkapi ballroom berkapasitas hingga 300 orang, ruang pertemuan, kolam renang, pusat kebugaran, perpustakaan anak, taman bermain, kafe, restoran, area promosi UMKM, dan lahan parkir yang luas.

Soft launching Aisyi Tower dijadwalkan berlangsung pada Selasa (16/6/2026). Selama Juni 2026, pengelola memberikan diskon 35 persen untuk seluruh fasilitas hotel dengan tarif kamar mulai Rp400.000 per malam.

Leave a Reply