Gunakan Eco Enzyme, Wawali Solo Barang Lions Club Solo Putri Jernihkan Kali Pepe

Gunakan Eco Enzyme, Wawali Solo Barang Lions Club Solo Putri Jernihkan Kali Pepe
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani menuangkan eco enzyme di Sungai Pepe, dekat Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, (23/4/2026). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Lenteranusa.net, SOLO – Komunitas Lions Club Solo Putri bersama Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani menuangkan eco enzyme ke air Kali Pepe dekat Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Kamis (23/4/2026).

Kondisi Kali Pepe tak begitu baik, terdapat beberapa kantong plastik berisi sampah, air sungai keruh dan menguarkan bau tidak sedap. Kali Pepe menjadi lokasi pembuangan limbah cair rumah tangga.

Komunitas Lions Club Solo Putri bersama Wawali Astrid menuangkan cairan eco enzyme yang dikemas dalam botol. Upaya itu dilakukan agar kondisi air sungai menjadi lebih baik.

President Lions Club Solo Putri Handriyani atau Andri Micola menjelaskan cairan eco enzyme diproduksi dari sampah organik berupa buah dan sayuran. Komunitasnya menuangkan eco enzyme 100 liter di Kali Pepe dan Kali Anyar, Solo

“Cairan ini bisa menjernihkan air, mengurangi bau, kemudian membunuh bakteri patogen, mengurai polutan organik dan logam. Kalau dilakukan secara berkelanjutan, secara periodik, maka kualitas air bisa lebih bagus,” papar dia kepada Espos.

Menurut dia, sampah menjadi persoalan bagi warga Solo setiap tahun bahkan Solo masuk kategori darurat sampah. Ia mendorong agar sampah rumah tangga dikelola secara mandiri. “Sampah bisa dipilah secara mandiri di tingkat rumah tangga. Sampah kimia bisa dikumpulkan untuk dijual,” kata dia.

Menjaga Ekosistem Air

Sementara itu, Astrid menjelaskan banyak warga Solo yang tinggal di sekitar sungai baik sungai yang sudah memiliki talut maupun belum dibangun talut. Kualitas air sungai menjadi perhatian.

“Kualitas air menjadi perhatian karena sebagian warga kami mengonsumsi air yang tidak higienis. Penuangan eco enzyme merupakan salah satu upaya Lions Club untuk menjernihkan air sungai,” kata dia.

Menurut dia, banyak PR yang berkaitan dengan infrastruktur sungai maupun penyediaan air bersih bagi warga. Pemkot Solo mengapresiasi Lions Club serta terbuka untuk bekerja sama lebih lanjut.

“Ada penelitian lebih lanjut air untuk konsumsi. Kami juga ingin memastikan sungai-sungai Solo terjaga dari segi kebersihan, bahkan Kali Pepe ini pada momen tertentu untuk event wisata,” ungkap dia.

Dia mengatakan penuangan eco enzyme ke sungai merupakan salah satu program positif dan berpotensi menjadi program jangka panjang secara bertahap. “Program itu bisa menjaga ekosistem air tetap bersih serta mengurangi bakteri yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat,” papar dia.

Dia menjelaskan eco enzyme salah satunya menggunakan kulit buah. Upaya itu dilakukan untuk mengelola sampah dengan inovasi dan komunitas. “Solo ada 70 persen sampah organik. Mayoritas sisa makanan sehingga kami imbau mengolah sampah secara tepat sasaran,” ujar dia.

Leave a Reply