Lenteranusa.net, BANTUL – Dua terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang remaja di wilayah Pandak, Kabupaten Bantul, ditangkap polisi. Sedangkan lima terduga pelaku lainnya masih diburu.
Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Selasa (14/4/2026) malam di kawasan Caturharjo, Pandak. Seorang remaja berinisial IDS, 16, warga Pandak, meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, mengungkapkan bahwa dua pelaku yang telah ditahan masing-masing berinisial BLP alias BR, 18, dan YP alias B, 21. Keduanya merupakan warga Bantul dan berstatus pelajar atau mahasiswa.
“Terhadap kedua pelaku saat ini sudah dilakukan penahanan di Polres Bantul,” ujarnya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam aksi kekerasan tersebut. Proses penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara detail kronologi serta keterlibatan pihak lain.
Selain dua tersangka yang telah diamankan, polisi juga telah mengidentifikasi lima orang lainnya yang diduga ikut terlibat dalam penganiayaan tersebut. Kelima orang tersebut kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan tengah diburu oleh tim penyidik.
“Identitas lima pelaku lain sudah kami kantongi. Saat ini masih dalam pengejaran,” tambah Rita.
Motif Penganiayaan
Hingga kini, motif di balik aksi kekerasan tersebut masih belum diungkap secara resmi. Polisi menyatakan masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta pelaku yang telah diamankan untuk memastikan latar belakang kejadian.
Sebelumnya, IDS dilaporkan dijemput oleh dua orang yang dikenalnya dari rumah sekitar pukul 22.00 WIB. Ia kemudian dibawa ke lokasi kejadian dan diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok remaja.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius di sekujur tubuh dan sempat tidak sadarkan diri. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun kondisinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada Minggu (19/4/2026) malam.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Polres Bantul juga mengimbau masyarakat untuk turut membantu proses pengungkapan dengan memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan para pelaku yang masih buron.
Penegakan hukum secara tegas diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban sekaligus menjadi peringatan agar tindak kekerasan di kalangan remaja tidak kembali terulang di wilayah Bantul maupun sekitarnya.
Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Remaja Bantul Tewas Dianiaya, Polisi Tahan 2 Pelaku, 5 Lainnya Dikejar

Leave a Reply